KKN UNUGHA Bersama Pemerintah Desa dan KUA Kecamatan Lumbir Dampingi Pelaksanaan Rashdul Kiblat di Desa Kedunggede Kedunggede, Lumbir – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap turut mendampingi pelaksanaan kegiatan Rashdul Kiblat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kedunggede bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lumbir pada Rabu, 16 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di masjid di Desa Kedunggede, yaitu Masjid Baitussalam. Rashdul Kiblat merupakan fenomena astronomi ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah. Dalam ilmu falak, fenomena ini dikenal dengan istilah Istiwa A’zam. Pada saat tersebut, bayangan benda yang berdiri tegak lurus akan mengarah tepat ke Ka’bah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai acuan untuk memverifikasi arah kiblat masjid, musala, maupun rumah secara akurat. Fenomena Rashdul Kiblat hanya terjadi beberapa kali dalam setahun, umumnya pada bulan Mei dan Juli. Pada tahun ini, fenomena tersebut berlangsung pada pukul 16.27 WIB, sehingga seluruh proses pengukuran telah dipersiapkan sebelum waktu tersebut agar pengamatan dapat dilakukan secara tepat. Kegiatan ini dihadiri oleh Takmir Masjid Baitussalam, Bapak Ahmad Subagyo, perwakilan dari KUA Kecamatan Lumbir Bapak Setiyono, serta mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap yang membantu jalannya kegiatan di kedua lokasi yaitu masjid Baitussalam dan Masjid Baitul Yamin di Desa Kedunggede Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas Mahasiswa KKN berperan dalam membantu persiapan alat, mendokumentasikan kegiatan, serta mendampingi proses verifikasi arah kiblat bersama petugas dari KUA Kecamatan Lumbir. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan sekaligus menjadi sarana pembelajaran mengenai ilmu falak dan penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat. Hasil pengukuran di Masjid Baitussalam menunjukkan bahwa arah kiblat belum sepenuhnya sejajar dengan arah Ka’bah, sehingga diperlukan penyesuaian. Bersama petugas KUA Kecamatan Lumbir, mahasiswa KKN kemudian membantu memberikan tanda arah kiblat yang baru menggunakan benang dan lakban sebagai acuan sementara agar pengurus masjid dapat melakukan penyesuaian saf salat sesuai hasil pengukuran. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Kedunggede dan KUA Kecamatan Lumbir berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memastikan ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari penyempurnaan pelaksanaan ibadah. Sinergi antara pemerintah desa, KUA, pengurus masjid, dan mahasiswa KKN UNUGHA juga menjadi wujud nyata kolaborasi dalam memberikan edukasi keagamaan kepada masyarakat.